10 Android Libraries Terbaik Yang Harus Diketahui Setiap Android Developer

Halo semuanya. Bagaimana kabar kalian semua hari ini? Saya harap kalian semua selalu dalam keadaan baik-baik saja. Pada kesempatan kali ini, izinkan saya untuk membagikan tips tentang libraries android studio yang harus diketahui setiap android developer. Tentu artikel ini sangat bermanfaat sekali untuk kalian yang ingin menjadi seorang Android Developer ataupun Android Engineer.

Tanpa basa-basi lagi, mari kita langsung masuk ke daftar.

10 Android Libraries Terbaik Yang Harus Diketahui Setiap Android Developer

- Advertisement -

1. Glide

Glide adalah libraries pemuatan gambar yang memperlihatkan API yang sangat bagus, memungkinkan kalian untuk mengubah gambar kalian seperti yang kalian inginkan. Seperti yang anda ketahui sekarang, pemuatan gambar android dan penanganan API sangatlah buruk. Sesuatu yang sangat mustahil jika mengubah ukuran gambar tanpa mendapatkan ‘OutOfMemoryException’.

Untuk menggunakan libraries ini, kalian bisa mendapatkannya melalui GitHub pada Link ini.

2. Picasso

Hampir sama dengan Glide, Picasso adalah libraries yang sangat baik untuk gambar. Jika kalian menggunakan libraries Picasso, ini akan membantu kalian menyederhanakan proses menampilkan gambar dari lokasi eksternal. Selain semua itu, libraries ini mendukung transformasi gambar yang kompleks, menghapus cache pada disk secara otomatis dan proses daur ulang.

Untuk menggunakan libraries ini, kalian bisa mendapatkannya melalui GitHub pada Link ini.

3. Retrofit

Retrofit merupakan GitHub yang mengubah API HTTP kalian menjadi script java. Jadi, ini adalah solusi terbaik untuk organisasi projek jika memanggil API. URL Relatif ditambahkan dengan anotasi yang mana kalian dapat menambahkan parameter dan manipulasi lainnya juga.

Untuk menggunakan libraries ini, kalian bisa mendapatkannya melalui GitHub pada Link ini.

4. RxJava

RxJava adalah implementasi java dari ReactiveX API yang memungkinkan kalian untuk menghubungkan tugas dan peristiwa asyncronous ke dalam urutan yang dapat diamati. User mengharapkan aplikasi modern untuk menampilkan data secara real-time. Dengan kata lain, mereka ingin melihat data diperbaharui secara otomatis. Di situlah libraries ini dapat membantu.

Untuk menggunakan libraries ini, kalian bisa mendapatkannya melalui GitHub pada Link ini.

5. Dagger

Dagger adalah framework injeksi ketergantungan waktu kompilasi yang sepenuhnya statis. Libraries ini mirip dengan RxJava. Dengan cakupan ruang hanya 100kb, Libraries ini memiliki dua bagian yaitu dagger libraries dan dagger compiler. Dagger sangat sulit untuk dipahami,tetapi sangat sepadan dengan waktu dan usaha yang kalian kerjakan.

Untuk menggunakan libraries ini, kalian bisa mendapatkannya melalui GitHub pada Link ini.

6. Room

Room adalah ORM Android Resmi. Library ini menampilkan API yang keren yang mirip dengan Retrofit. Itu juga sangat bergantung pada anotasi dan sintaks SQL standar.

7. Mooshi

Mooshi adalah libraries yang mengubah JSON menjadi model java dan Kotlin. Banyak orang menyebut bahwa Mooshi adalah GSON 3.0. Libraries ini lebih ungguk dari Gson dan beberapa aspek: Lebih cepat, Mendukung Kotlin, Mudah dikelola.

Untuk menggunakan libraries ini, kalian bisa mendapatkannya melalui GitHub pada Link ini.

8. EventBus

Untuk pengguna android, komunikasi antara aplikasi yang mereka gunakan sangatlah penting. Ini memisahkan pengirim event dan penerima untuk menyederhanakan komunikasi. EventBus mengklain bahwa dengan beberapa kode dari libraries ini, kalian tidak perlu mengimplementasikan single interface.

Untuk menggunakan libraries ini, kalian bisa mendapatkannya melalui GitHub pada Link ini.

9. Butter Knife

Butter Knife adalah library yang mengikat tampilan (view binding). Ia menggunakan proses anotasi untuk menghasilkan kode boilerplate untuk mempermudah kalian dalam menulis kode. Ini memungkinkan kalian untuk beberapa grup tampilan dalam daftar.

Untuk menggunakan libraries ini, kalian bisa mendapatkannya melalui GitHub pada Link ini.

10. Gson

Gson adalah libraries java yang digunakan untuk serialisasi dan deserialisasi objek java dari JSON ke JSON. Kalian harus menggunakan libraries ini jika aplikasi kalian berkomunikasi dengan API. Sebagian besar developer menggunakan JSON karena lebih ringan dan lebih sederhana daripada XML.

Untuk menggunakan libraries ini, kalian bisa mendapatkannya melalui GitHub pada Link ini.

AKHIR KATA

Itulah tadi artikel tentang 10 Android Libraries Terbaik Yang Harus Diketahui Android Developer. Libraries dibuat untuk membuat kita menjadi lebih mudah untuk menuliskan beberapa baris kode dalam pengembangan aplikasi. Semoga artikel di atas membantu kalian. terima kasih.

- Advertisement -

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

You might also like

- Advertisement -

Leave A Reply

Your email address will not be published.